Jumat, 25 Mei 2012

Indahnya Perbedaan Beragama(Manusia Dan Kebudayaan)



Indahnya Perbedaan Beragama (Manusia Dan Kebudayaan)

Pengertian kebudayaan antara keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan yang menjadi pedoman tingkah lakunya dalam berkehidupan sehari-hari, dalam kehidupan beragama, kehidupan sosial.


Di Indonesia khususnya terdapat beragam kebudayaan, namuN keragaman kebudayan tersebut menjadi cirri khas dari negara Indonesia. Indonesia merupakan Negara bhineka tunggal ika, yang artinya berbeda beda tetapi tetap satu tujuan, di mana perbedaan tersebut merupakan perbedaan sebudayaan dan suku bangsa. Namun walau terdapat beragam pebedaan suku bangsa di Indonesia, namum masyarakatnya dapat hidup rukun.

Perbedaan yang kadang menjadi permasalahan diantara masyarakat, dapat dihilangkan dengan cara saling menghargai satu sama lain. Saling menghargai diantara umat beragama yaitu dengan cara menghormati jika dalam menjalankan ibadah. Perbedaan tidak akan menjadi masalah lagi jika semua orang memandang perbedaan itu sendiri bukan menjadi sumber masalah. Semakin menonjolnya suatu perbedaan, maka harusnya semakin kita tingkatkan cara untuk menemukan rasa persatuan agar kita tidak terpecah belah.




Hidup Yang Bertanggung Jawab (Manusia Dan Tanggung Jawab)

Hidup Yang Bertanggung Jawab (Manusia Dan Tanggung Jawab)

Sikap tanggung jawab haruslah dimiliki oleh semua manusia. Tanggung jawab akan sesuatu hal yang telah kita lakukan  atau kita perbuat adalah sikap yang harus ditanamkan sejak kita masih kecil agar kelak kita dewasa kita akan menjadi orang yang tidak asal bertindak dan selalu memikirkan dampak apa saja yang akan kita timbulkan dari suatu perbuatan yang kita lakukan. Tanggung jawab sering kali kita abaikan karena ada beberapa factor, yaitu:
1.      Sejak kecil kurang  ditanamkan rasa beertanggung jawab, mungkin akibat dari sering dimanja.
2.      Lingkungan, dimana didalam lingkungan tersebut memang sudah biasa untuk tidak bertanggung jawab
3.      Dari dalam diri sendiri, artinya dia tidak ingin atau enggan mencoba untuk bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan dan dampak apa yang akan terjadi.
Untuk menerapkan sikap tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, hendaklah kita mempunyai  sikap yang berpedoman pada rasa sikap tanggung jawab. Dengan rasa tanggung jawab maka sesuatu yang kita kerjakan akan bisa dihargai oleh orang lain.
Contoh sikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari misalnya saja, sebagai seorang mahasiswa yang mempunyai kewajiban untuk belajar dan menuntut ilmu. Mahasiswa haruslah mempunyai rasa tanggung jawab akan kewajibannya. Misalnya saja dalam mengerjakan tugas, dating untung belajar ke kampus, mematuhi peraturan yang ada di perguruan tinggi tempat mahasiswa itu belajar. Mahasiswa yang memiliki sifat tanggung jawab maka akan menjadi orang yang tidak diremehkan oleh orang lain.  

Adil Yang Baik (Manusia Dan Keadilan)

Adil Yang Baik (Manusia Dan Keadilan)
Dalam kehidupan sehari-hari  kita harus memiliki sikap adil. Adil adalah jujur, tulus, tidak memihak satu pihak manapun. Secara terminilogis adil adalah suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran. Dalam kehidupan sehari-hari kita haruslah mempunya sikap dan rasa adil terhadap segala sesuatu. contoh sikap adil misalnya saja dalam lingkungan keluarga. Seorang ayah harus bersikap adil terhadap semua anggota keluarganya, terhadap semua anaknya, terhadap istrinya. apabila sikap adil diterapkan dilingkungan keluarga maka akan menjadi kebiasaan yang semakin menjadi dilingkungan luar keluarga. 
Keadilan sendiri sudah ada dalam Pancasila kita yaitu dalam sila kedua yang berbunyai "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" yang artinya bahwa di Indonesia ini sangat menjunjung azas keadilan. semua harus adil. Hukum yang ada di Indonesia juga harus adil, tidak boleh memihak salah sau pihak, mau dari kalangan manapun, yang mana yang benar harus dibenarkan dan yang salah harus disalahkan.
Kebiasaan bersikap adil dalam kehiduoan sehari-hari akan menjadikan pribadi kita yang memiliki jiwa dan rasa adil terhadap segala suatu tindakan. untuk itu terapkanlah rasa keadilan dari sejak usia dini maka akan tertanam sampai kita besar dan kita akan tumbuh menjadi pribadi yang sangat memiliki rasa keadailan terhadap sesama. Jangan meremehkan didikan semenjak kecil, karena dari kecilah kita sikap pribadi kita mulai terbentuk mau menjadi apa kita jika sudah besar nanti. 

Cita-Cita (Manusia Dan Pandangan Hidup)


Cita-Cita  (Manusia Dan Pandangan Hidup)
Pandangan hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua perbuatan, tingkah laku dan aturan serta undang-undang harus merupakan pancaran dari pandangan hidup yang telah dirumuskan
Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.
Setiap orang, baik dari tingkatan yang paling rendah sampai dengan tingkatan yang paling tinggi, mempunyai cita-cita hidup. Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda. Bagi orang yang kurang kuat imannya ataupun kurang luas wawasannya, apabila gagal mencapai cita-cita, tindakannya biasanya mengarah pada hal-hal yang bersifat negative.
Disinilah peranan pandangan hidup seseorang. Pandangan hidup yang teguh merupakan pelindung seseorang. Dengan memegang teguh pandangan hidup yang diyakini, seseorang tidak akan bertindak sesuka hatinya. Ia tidak akan gegabah bila menghadapi masalah, hambatan, tantangan dan gangguan, serta kesulitan yang dihadapinya.
Biasanya orang akan selalu ingat, taat, kepada Sang Pencipta bila sedang dirudung kesusahan. Namun, bila manusia sedang dalam keadaan senang, bahagia, serta kecukupan, mereka lupa akan pandangan hidup yang diikutinya dan berkurang rasa pengabdiannya kepada Sang Pencipta. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor, antara lain :
  1. Kurangnya penghayatan pandangan hidup yang diyakini.
  2. Kurangnya keyakinan pandangan hidupnya.
  3. Kurang memahami nilai dan tuntutan yang terkandung dalam pandangan hidupnya.
  4. Kurang mampu mengatasi keadaan sehingga lupa pada tuntutan hidup yang ada dalam pandangan hidupnya.
  5. Atau sengaja melupakannya demi kebutuhan diri sendiri.
Pandangan hidup tidak sama dengan cita-cita. Sekalipun demikian, pandangan hiup erat sekali kaitannya dengan cita-cita. Pandangan hidup merupakan bagian dari hidup manusia yang dapat mencerminkan cita-cita atau aspirasi seseorang dan sekelompok orang atau masyarakat.Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan, sebab kadang-kadang pandangan hidup hanya merupakan suatu idealisme belaka yang mengikuti kebiasaan berpikir didalam masyarakat. Manuel Kaisiepo (1982) dan Abdurrahman Wahid (1985) berpendapat bahwa pandangan hidup itu bersifat elastis. Maksudnya bergantung pada situasi dan kondisi serta tidak selamanya bersifat positif.
Pandangan hidup yang sudah diterima oleh sekelompok orang biasanya digunakan sebagai pendukung suatu organisasi disebut ideology. Pandangan hidup dapat menjadi pegangan, bimbingan, tuntutan seseorang ataupun masyarakat dalam menempuh jalan hidupnya menuju tujuan akhir.





Syaratnya Harapan (Manusia Dan Harapan)


Syaratnya Harapan (Manusia Dan Harapan)

Harapan adalah sesuatu yang di harapkan agar keinginan bisa terwujud, hal ini biasa terjadi pada manusia, dan setiap manusia pastinya mempunyai harapan dalam hidupnya. Harapan bisa terwujud jika kita sebagai individu tidak mempunyai sifat mudah menyerah dan putus asa, karena harapan akan sesuatu hal membutuhkan pengorbanan dan usaha yang dalam pencapaiannya tidaklah mudah.
Ada 2 hal yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yaitu :
1. Dorongan Kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terwujud dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, sedih, dan bahagia.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat, dan hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat inilah, manusia memiliki harapan.
2. Dorongan Kebutuhan Hidup
Manusia memiliki kebutuhan hidup, umumnya adalah kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhan itu manusia harus bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan karena kemampuan manusia sangat terbatas baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikirnya.
Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya, harapan atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup (survival).
b. Keamaanan (safety).
c. Hak dan kewajiban untuk mencintai dan dicintai (be loving and loved).
d. Diakui lingkungan (status).
e. Perwujudan cita-cita (self-actualization).
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Karena pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

.

Rabu, 23 Mei 2012

Terima Kasih Tuhan (Manusia Dan Keindahan)


Terima Kasih Tuhan (Manusia dan Keindahan)
Manusia adalah salah satu mahkluk yang membutuhkan rasa keindahan dalam hidupnya. Rasa itu diperlukan untuk membuat hidup kita sebagai manusia menjadi lebih bermakna dan juga lebih berarti. Keindahan yang dimaksud bukan hanya dengan dari fisik saja, tetapi juga keindahan dari hati. Keindahan fisik bukan lah keindahan yang abadi walaupun kebanyakan orang menilai bahwa keindahan fisik adalah yang utama, tapi sebenarnya keindahan dari hatilah yang merupakan keindahan yang utama, karena keindahan fisik bias memudar seiring dengan berlalunya waktu, tetapi keindahan dari hati tidak akan memudar walau waktu telah berlalu.
Keindahan hati akan terpancar dari orang yang memiliki hati yang baik, tulus, baik, suka menolong , dan ikhlas. Orang yang hatinya dipenuhi dengn kebaikan maka hidupnya akan selalu berlimpah keindahan , karena dia akan selalu bersyukur atas semua keindahan didunia yang sudah diberikan oleh Allah SWT kepada dirinya.
Keindahan hati akan selalu membawa kita  untuk selalu berbuat baik, tidak ingin menyakiti orang lain, selalu mementingkan kepentingan orang banyak daripada kepentingan dirinya sendiri. Kita sebagai umat beragama hendaknya selalu menanamkan sifat baik agar hati kita dipenuhi oleh keindahan-keindahan yang akan terpancarkan dari dalam diri berupa perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Indah fisik belum tentu indah juga kelakuannya, banyak orang yang fisiknya sangat mempesona tetapi tidak begitu dengan kelakuannya. Semoga kita menjadi orang yang mempunya keindahan didalam diri kita baik secara fifik maupun tingkah laku atau dalam berbuat sesuatu.

Selasa, 27 Maret 2012

Jujur Yang Mahal (Manusia Dan Kegelisahan)

Jujur Yang Mahal (Manusia dan Kegelisahan)
Di dalam diri manusia terdapat berbagai macam sifat yang berbeda-beda. Antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya pun pasti yidak akan sama. Manusia hidup di berikan oleh Sang Pencipta berbagai sifat baik dan buruk. Jika kita ingin menjadi orang baik, maka kita harus menonjolkan sifat kita yang baik dan berusaha untuk menghilangkan sifat-sifat buruk kita. Sifat buruk manusia yang sering sekali kadang di anggap sepele adalah berbohong, dimana berbohong kadang kala menjadi hal yang sudah biasa , padahal jika kita melakukan suatu tindakan yang tidak jujur atau berbohong , maka kita akan diliputi rasa kegelisahan.
Contoh yang sering ditemui adalah berbohongnya seorang anak kepada orang tua saat ingin membeli buku disekolahnya, misalnya saja si anak berbohong dengan mengatakan jumlah uang yang harusnya dibayarkan kepada pihak sekolah untuk membeli buku pelajaran. Dari contoh yang sederhana ini dapat membuat ketagihan akan terus berbohong. Tapi yakinlah hidup akan selalu mengalami kegelisahan jika kita suka berbohong.
Untuk meghindari kegelisahan dalam hidup kita, maka berbuat selalu kebaikan dalam hidup. Belajar untuk menjadi mausia yang selalu ingin menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Takutlah akan dosa juga akan membuat kita selalu melakukan hal-hal yang baik juga. Untuk itu agar hidup selalu tenang maka jangan lah kita berbuat hal-hal yang buruk.

Senin, 26 Maret 2012

Ketulusanmu Bunda (Cinta Dan Kasih Antar Sesama Manusia)

Ketulusanmu Bunda (Cinta Kasih Antar Sesama Manusia)
Manusia diciptakan selain sebagai mahkluk beragama juga diciptakan sebagai mahkluk social yang hidup selalu membutuhkan kehadiran orang lain. Manusia yang tidak mau bersosialisasi dengan orang lain maka hidupnya akan kesepian dan akan kesulitan jika dia membutuhkan pertolongan. Manusia hidup saling ketergantungan satu sama lain, maka agar terjalin hubungan yang harmonis diantara umat manusia kita harus bisa memiliki sifat-sifat yang baik dan bisa saling menghargai antar sesama manusia.
Hubungan pertemanan yang terjalin dengan baik pun bias saja mengalami masalah jika salah satu diantaranya mempunyai sikap yang tidak menyenangkan, misalnya saja judes, ember, dan suka mengadu domba. Untuk itu berbuat baiklah kita selalu agar kita selalu mendapat banyak teman. Selain hubungan pertemanan kita juga membutuhkan pasangan, hubungan dengan lawan jenis biasa kita sebut pacaran. Saling menghormati dan menghargai satu sama lain dalam pacaran sangat berpengaruh dalam keharmonisan suatu hubungan. Jangan pernah melakukan kekerasan fisik terhadap pasangan kita, karena kekerasan fisik hanya akan menybabkan hubungan yang tidak harmonis dan akhirnya pasangan itu bias putus, bahlkan dampak yang lebih parahnya pasangan yang awalnya saling mengasihi dan menyayangi bias berdampak menjadi dendam.
Dan cinta yang paling besar dan tidak akan ada kata putus hubungan adalah cinta antara orang tua dan anak nya, karna kasih orang tua tidak ada batasnya, dan tidak akan pernah berhenti menyayangi dan mencintai anaknya sepanjang hidupnya. tidak ada satu pun cinta yang dapat mengalahkan cinta orang tua ke anaknya. bahka cinta orang tua ke anaknya, tidak bisa di ukur dengan apapun. tak pernah menuntut atau mengharap balasan atau imbalan atas semua yang telah di berikannya kepada anaknya. 

Lemahnya Kejujuran (Manusia Dan Penderitaan)

Lemahnya Kejujuran (Manusia Dan Penderitaan )
Korupsi bukan menjadi hal yang asing lagi di negeri kita ini. Korupsi yang terjadi di negeri kita ini terjadi bukan hanya dikalangan atas saja tetapi dikalangan bawah juga. Korupsi menjadi hal yang nampak sudah biasa bagi sebagian orang yang memang hidup di lingkungan korupsi, sehingga banyak bagi orang-orang tertentu menganggap jika korupsi itu hal yang lumrah. Padahal korupsi sangat merugikan banyak pihak, dari diri sendiri, bahkan bisa juga merugikan orang lain.
Korupsi yang terjadi dikarenakan kurangnya kesadaran yang dimiliki oleh orang tersebut, mereka yang melakukan tindak korupsi kebanyakan karena mencontoh tingkah laku dari orang yang berada di sekitar mereka. Misalnya saja seorang atasan yang sengaja terang-terangan menerima sogokan dari pihak yang ingin bekerja sama dengan dia, otomatis bawahan yang melihat prilaku atasannya itu akan merasa bahwa tindakan sogokan itu hal yang biasa, sehingga jika dia melakukan hal yang sama dia tidak merasa bersalah atau pun merasa berdosa.
Efek yang terjadi dari tindakan korupsi adalah kerugian untuk berbagai pihak. Terutama kerugian untuk rakyat, apalagi jika yang korupsi itu adalah pemerintah yang harusnya membuat sejahtera rakyat tapi disalahgunakan. Misalnya saja kasus pajak yang belakagan ini menjadi masalah di negeri ita ini. Kasus pajak ini sangat merugikan rakyat, karena uang pajak yang dibayar oleh rakyat untuk membantu kesejahteran rakyat malah di korupsi oleh pihak-pihak yang menginginkan keuntungan untuk dirinya sendiri ataupun kelompoknya. Akibat yang ditimbulkan dari kasus pajak ini pun tidak sedikit. Misalnya saja rakyat mulai tidak percaya akan pegawai pajak yang mengurus tentang pajak, yang nantinya akan mempengaruhi pendapatan pajak pemerintah. Sehingga dana anggaran yang mulainya dipakai untuk rakyat pun menjadi berkurang, sehingga kesejahteraan rakyatpun akan menurun. Jika kesejahteraan rakyat menurun maka rakyat pun akan melakukan tindakan-tindakan yang bisa membahayakan sesama warga, misalnya saja mencuri, merampok bahkan membunuh untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Alangkah baiknya jika kita sebagai mahkluk yang beragama lebih bisa menahan godaan setan untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji , salah satunya adalah korupsi.

Kamis, 05 Januari 2012

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar Pertumbuhan Penduduk (Dalam Arti Pengangguran)?

Pertumbuhan penduduk (dalam arti pengangguran)?

Pertumbuhan penduduk yaitu populasi yang sewaktu – waktu dapat berubah dan dapat juga dihitung individu di dalamnya menggunakan “per-waktu-unit” untuk pengukuran. Pada dasarnya pertunbuhan oenduduk berlaku pada semua spesies, namun pada umumnya sebutan ini biasanya ditujukan kepada manusia dan digunakan untuk perhitungan pertumbuhan penduduk dunia.

Dalam ekologi dan demografi, NPP atau kepanjangan dari nilai pertumbuhan penduduk dan dapat juga dikatakan sebagai nilai kecil dimana jumlah individu dalam populasi menimgkat. Pada perubahan NPP, penghitungan hanya dilakukan per-periode (periode waktu unit) yang sering juga diartikan sebagai presentase jumlah individu dalam populasi ketika dimulainya periode.

Ketika pertumbuhan penduduk dapat melewati kapasitas muat suatu wilayah atau lingkungan hasilnya berakhir dengan kelebihan penduduk. Gangguan dalam populasi manusia dapat menyebabkan masalah seperti polusi dan kemacetan lalu lintas, meskipun dapat ditutupi perubahan teknologi dan ekonomi. Wilayah tersebut dapat dianggap "kurang penduduk" bila populasi tidak cukup besar untuk mengelola sebuah sistem ekonomi

Maksud dari pertumbuhan penduduk dalam arti pengangguran menurut saya adalah , meningkat nya jumlah angka kelahiran di Indonesia yang berpengaruh terhadap jumlah angka pengganguran. Semakin meningkatnya jumlah penduduk maka otomatis jumlah calon pekerja juga akan semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena begitu banyaknya para calon pekerja yang ingin memasuki dunia kerja dengan tujuan yang sama yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dari berbagai latar belakang jenjang pendidikan yang berbeda-beda namun dengan satu tujuan yang sama, yaitu mendapatkan pekerjaan. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi yang ditawarkan oleh berbagai macam lembaga. Baik dari negeri maupun swasta.

Persaingan yang terjadi diantara para pelamar kerja sangat ketat, siapa yang memenuhi kualifikasi maka akan mendapatkan pekerjaan, sedangkan yang tidak memenuhi kualifkasi dan mudah putus asa maka mereka akan tersingkirkan dari persaingan.

Solusi untuk menanggulangi meningkatnya jumlah pengangguran di suatu wilayah yang dapat dilakukan oleh pemerintah , yaitu dengan melakukan beberapa tindakan, misalnya dengan menggalakan kegiatan transmigrasi kepada para masyarakat yang berada di wilayah yang memiliki tingkat kepadatan penduduk cukup banyak ke wilayah yang penduduknya masih sedikit.

Solusi kedua yaitu kita sebagai masyarakat dapat berpartisipasi dengan pemerintah untuk membantu mengurangi angka penggangguran yaitu dengan membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang-orang disekitar kita.

Maka dengan adanya lapangan baru tersebut diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran dan dapat memanfaatkan tenaga kerja pemuda – pemudi dengan baik demi memajukan pembangunan bangsa.

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar Pengertian Korupsi

Pengertian Korupsi

Menurut pendapat saya, pengertian dari korupsi adalah suatu tindakan yang menyalah gunakan jabatan, kedudukan ,kekuasaaan ataupun wewenang yang dimilikinya dengan maksud untuk memperoleh atau mendapatkan keuntungan pribadi, atau keuntungan bagi orang-orang terdekatnya yang ikut juga membantu dalam tindakan korupsi itu.

Korupsi biasanya dilakukan karena orang atau golongan tersebut ingin memperkaya diri mereka, tanpa memikirkan kerugian yang dapat ditimbulkan dari tindakan korupsi tersebut. Korupsi terjadi bukan hanya di kalangan menengah ke atas , atau biasa kita sebut dengan pejabat Negara, korupsi juga dapat terjadi di kalangan menegah ke bawah. Hal ini di sebabakan karena beberapa sebab, diantara lain yaitu minimnya tingkat kesadaran masyarakat akan kerugian yang dapat ditimbulkan dengan ada nya prilaku korupsi, baik bagi diri sendiri, orang lain , bahkan untuk Negara yang kita cintai ini, selain itu juga karena kurang tegasnya tindakan para aparat hukum yang bertugas untuk memberikan sangsi kepada para pelaku korupsi atau koruptor.

Salah satu contoh kasus korupsi yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari yaitu , misalnya seorang mahasiswa yang selalu meminta uang untuk membeli buku dari perguruan tinggi tempat dia belajar, padahal buku itu diberikan kepada mahasiswa dengan Cuma-Cuma atau tanpa harus membayar sedikitpun. Dari contoh kasus tersebut dapat kita lihat bahwa kasus korupsi sudah menjalar ke lingkungan dunia pendidikan yang seharusnya dapat memberantas korupsi dan menciptakan kehidupan yang lebih jujur. Contoh kasus lain yang sering kita lihat di televisi, begitu banyak berita tentang pejabat Negara yang dengan sengaja melakukan tindakan korupsi untuk memperkaya dirinya sendri masih bisa hidup bebas dan bersenang-senang dengan menggunakan uang atau kekayaan yang bukan miliknya. Dari kedua contoh kasus diatas dapat kita tarik benang merahnya bahwa kasus korupsi itu terjadi karena beberapa factor , yang paling utama adalah dari diri kita sendiri, bagaimana kita dapat menahan atau meyakinkan diri kita sendiri agar kita dapat terus berlaku jujur dan tidak terjerumus kedalam tindakan yang dapat merugikan banyak pihak. Selain itu, karena adanya kesempartan yang memungkinkan seseorang ataupun golongan untuk melakukan tindak korupsi itu

Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah korupsi adalah

(1) Pencegahan diri dan keluarga dari tindakan korupsi, Pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri dengan keyakinan bahwa korupsi adalah penyakit masyarakat yang berbahaya bagi kehidupan masyarakat itu sendiri. Orangtua dalam keluarga berkewajiban untuk mencegah dirinya dari tindakan korupsi. Komitmen menjauhkan diri dari tindakan itu harus dikembangkan pula kepada anggota keluarga yang lain dengan menanamkan sebuah komitmen bahwa korups adalah penyakit kehidupan yang dapat merugikan banyak pihak.

(2) Keteladan pemimpin. Pemimpin adalah teladan bagi umatnya. Apa yang dilakukan pemimpin, maka hal itu pula yang dilakukan oleh yang dipimpin. Yang dipimpin selalu meniru hal-hal yang dilakukan pemimpinnya. Seorang pemimpin haruslah orang yang mempunyai komitmen mencegah diri dari korupsi secara internal, dan menunjukkan sikap anti terhadap korupsi, serta melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya korupsi di dalam masyarakat, baik secara kekerasan maupun secara lisan.Kalau pemimpin sudah menunjukkan keteladanan seperti itu, maka lambat laun korupsi yang kini merajalela itu dapat dicegah secara berangsung-angsur.

(3) Tindakan tegas terhadap pelaku korupsi. Setiap pelaku korupsi harus ditindak tegas berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku, tanpa memandang bulu. Siapa pun yang melakukan tindakan demikian, termasuk pemimpin, penguasa, dan pelaksana serta penegak hukum harus ditindak tegas dan dihukum menurut hukum dan peraturan yang berlaku. Tindakan diskriminasi terhadap pelaku korupsi akan menimbulkan sikap apatis dari orang lain dalam ikut serta mencegah tindakan korupsi itu.

Seandainya ketiga tindakan dapat diterapkan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara maka tindakan atau kasus di Negara kita ini akan dapat ditekan. Kerjasama dari berbagai pihak akan sangat membantu dalam memberantas tindakan korupsi di Negara kita ini.

Rabu, 02 November 2011

tugas 6 ilmu sosila dasar

Penyebab Korupsi ?

Hingga dewasa ini, korupsi masih menjadi problem di negara-negara berkembang. Korupsi memang sudah menjadi penyakit sosial di negara-negara berkembang dan sangat sulit diberantas. Untuk melakukan pemberantasan korupsi ternyata juga sangat banyak hambatannya. Makanya, bagaimanapun kerasnya usaha yang dilakukan oleh pemerintah melalui lembaga-lembaga negara ternyata korupsi juga tidak mudah dikurangi apalagi dihilangkan. Bahkan secara seloroh bisa dinyatakan bahwa korupsi tidak akan pernah bisa untuk dihilangkan. Kenyatannya memang tidak ada suatu negara di dunia ini yang memiliki indeks persepsi korupsi (IPK) yang berada di dalam angka mutlak 10, paling banter adalah mendekati angka mutlak tersebut.

Sejarah korupsi memang setua usia manusia. Ketika manusia mengenal relasi sosial berbasis uang atau barang, maka ketika itu sebenarnya sudah terjadi yang disebut korupsi. Hanya saja memang kecanggihan dan kadar korupsinya masih sangat sederhana. Akan tetapi sejalan dengan perubahan kemampuan manusia, maka cara melakukan korupsi juga sangat variatif tergantung kepada bagaimana manusia melakukan korupsi tersebut. Jadi, semakin canggih manusia merumuskan rekayasa kehidupan, maka semakin canggih pula pola dan model korupsinya.

Untuk menemukan penyebab korupsi, maka saya ingin menggunakan konsepsi Alfred Schutz tentang because motive atau disebut sebagai motif penyebab. Di dalam konsepsi ini, maka dapat dinyatakan bahwa tindakan manusia ditentukan oleh ada atau tidaknya faktor penyebabnya. Maka seseorang melakukan korupsi juga disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Faktor penyebab itulah yang disebut sebagai motif eksternal penyebab tindakan.

Manusia dewasa ini sedang hidup di tengah kehidupan material yang sangat mengedepan. Dunia kapitalistik memang ditandai salah satunya ialah akumulasi modal atau kepemilikan yang semakin banyak. Semakin banyak modal atau akumulasi modal maka semakin dianggap sebagai orang yang kaya atau orang yang berhasil. Maka ukuran orang disebut sebagai kaya atau berhasil adalah ketika yang bersangkutan memiliki sejumlah kekayaan yang kelihatan di dalam kehidupan sehari-hari. Ada outward appearance yang tampak di dalam kehidupan sehari-harinya. Cobalah kalau kita berjalan di daerah-daerah yang tergolong daerah komunitas kaya, maka hal itu cukup dilihat dengan seberapa besar rumahnya, di daerah mana rumah tersebut, dan apa saja yang ada di dalam rumah tersebut. Di Surabaya ini, maka dengan mudah dapat diketahui bahwa ada perumahan yang tergolong sebagai perumahan ”elit”. Datanglah di perumahan Darma Husada Indah, maka akan terpampang bagaimana rumah kaum elit di negeri ini. Dan inilah gambaran kesuksesan atau keberhasilan kehidupan.

Di tengah kehidupan yang semakin sekular, maka ukurannya adalah seberapa besar seseorang bisa mengakses kekayaan. Semakin kaya, maka semakin berhasil. Maka ketika seseorang menempati suatu ruang untuk bisa mengakses kekayaan, maka seseorang akan melakukannya secara maksimal. Di dunia ini, maka banyak orang yang mudah tergoda dengan kekayaan. Karena persepsi tentang kekayaan sebagai ukuran keberhasilan seseorang, maka seseorang akan mengejar kekayaan itu tanpa memperhitungkan bagaimana kekayaan tersebut diperoleh.

Dalam banyak hal, penyebab seseorang melakukan korupsi adalah karena ketergodaannya akan dunia materi atau kekayaan yang tidak mampu ditahannya. Ketika dorongan untuk menjadi kaya tidak mampu ditahan sementara akses ke arah kekayaan bisa diperoleh melalui cara berkorupsi, maka jadilah seseorang akan melakukan korupsi. Jadi, jika menggunakan cara pandang penyebab korupsi seperti ini, maka salah satu penyebab korupsi adalah cara pandang terhadap kekayaan. Cara pandang terhadap kekayaan yang salah akan menyebabkan cara yang salah dalam mengakses kekayaan. Korupsi dengan demikian kiranya akan terus berlangsung, selama masih terdapat kesalahan tentang cara memandang kekayaan. Semakin banyak orang salah dalam memandang kekayaan, maka semakin besar pula kemungkinan orang akan melakukan kesalahan dalam mengakses kekayaan.

sumber : http://nursyam.sunan-ampel.ac.id/?p=526

kesimpulan :

-dalam bentuk materi tentu saja terjadi kerugian harta benda yang berasal dari uang rakyat

-dari segi waktu akibat korupsi dana maka hal - hal yang harusnya terealisasikan dengan cepat malah munduk akibat dananya di korupsi

-dari segi moral merusak moral para generasi muda kita , karena mengajarkan korupsi dari hal yang kecil terlebih dahulu


tugas 5 ilmu sosila dasar

Hak-hak dan kewajiban warga negara

Wujud hubungan Warga Negara dan Negara

Wujud hubungan anatara warga negara dengan negara adalah pada umumnya adalah berupa peranan(role). Peranan pada dasarnya adalah tugas apa yang dilakukan sesuaidengan status yang dimiliki, dalam hal ini sebagai warga negara.


Hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam Pasal 27 sampai pasal 34 UUD 1945. Bebarapa hak warga negara Indonesia antara lain sebagai berikut :

a. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.

b. Hak membela negara

c. Hak berpendapat

d. Hak kemerdekaan memeluk agama

e. Hak mendapatkan pengajaran

f. Hak utuk mengembangkan dan memajukan kebudayaan nasional Indonesia

g. Hak ekonomi untuk mendapat kan kesejahteraan sosial

h. Hak mendapatkan jaminan keadilan sosial

Sedangkan kewajiban warga negara Indonesia terhadap negara Indonesia adalah :

a. Kewajiban mentaati hukum dan pemerintahan

b. Kewajiban membela negara

c. Kewajiban dalam upaya pertahanan negara

Selain itu ditentuakan pula hak dan kewajiban negara terhadapwarganegara. Hak dan kewajiban negara terhadap warga negara pada dasarnya merupakan hak dan kewajiban warga negara terhadap negara. Beberapa ketentuan tersebut, anatara lain sebagai berikut :

  1. Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintah
  2. Kewajiban negara untuk menajamin sistem hukum yang adil
  3. Kewajiban negara untuk menjamin hak asasi warga negara
  4. Kewajiban negara memberi jaminan sosial
  5. Kewajiban negara memberi kebebasan beribadah
  6. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum
  7. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
  8. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan
  9. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai
  10. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran
  11. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh
  12. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan
  13. pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku
  14. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh
  15. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)
  16. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.

tugas 4 ilmu sosila dasar

Pancasila sebagai dasar negara serta aplikasi dalam kehidupan bernegara

Pancasila sebagai falsafah negara (philosohische gronslag) dari negara, ideologi negara, dan staatside. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan atau penyelenggaraan negara. Hal ini sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 1945, yang dengan jelas menyatakan “……..maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada…..”
Pancasila yang dikemukakan dalam sidang I BPPK pada tanggal 1 Juni 1945 adalah dikandung maksud untuk dijadikan dasar dari negara indonesia Merdeka. Adapun dasar itu haruslah merupakan suatu falsafah yang menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan negara indonesia yang merdeka. Di atas dasar itulah akan didirikan gedung Republik Indonesia sebagai perwujudan kemerdekaan politik yang menuju kepada kemerdekaan ekonomi, sosial dan kebudayaan.
Keputusan dalam sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 menetapkan Undang-Undang dasar bagi Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 agustus 1945. Undang-Undang Dasar tersebut ialah UUD 1945. Dalam pembukaan UUD tersebut kita temukan dasar negara "Pancasila". oleh karena itu, secara yuridis pancasila sah menjadi Dasar negara Republik Indonesia.
Akibat hukum dari disahkannya pancasila sebagai dasar negara, maka seluruh kehidupan bernegara dan bermasyarakat haruslah didasari oleh pancasila. Landasan hukum pancasila sebagai dasar negara dapat memberi akibat hukum dan filosofis; yakni kehidupan bernegara bangsa ini haruslah berpedoman pada pancasila.

Wujud pengaplikasian pancasila dalam kehidupan bernegara/sehari-hari :

1. Sila satu : Ketuhanan yang maha esa
wujud pengaplikasian kita sebagai warga negara adalah dengan menghormati setiap agama/kepercayaan yang ada di indonesia ini. Tidak membedakan setiap warga negara lain hanya karena berbeda kepercayaan, menghormati kebebasan menjalankan ibadah, serta yang paling penting adalah tidak adanya pemaksaan untuk menganut agama tertentu.
2. sila kedua : kemanusiaan yang adil dan beradab
Kemanusiaan yang adil dan beradab menunjang tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gemar melakukan kegiatan –kegiatan kemanusiaan, dan berani membela kebenaran dan keadilan. Sadar bahwa manusia adalah sederajat, maka bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkanlah sikap hormat dan bekerja sama dengan bangsa –bangsa lain.

3. sila ketiga : persatuan indonesia
Nasionalisme.
Cinta bangsa dan tanah air.
Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia.
Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan, keturunan dan perbedaan warna kulit.
Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.

4. Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat
tidak memaksaakan kehendak
mengutamakan musyawarah untuk mengambil keputusan
menerima hasil musyawarah dengan itikad baik
menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai keadilan.

5. Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
mengandung arti bersikap adil terhadap sesama, menghormati dan menghargai hak-hak orang lain. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat. Seluruh kekayaan alam dan isinya dipergunakan bagi kepentingan bersama menurut potensi masing-masing. Segala usaha diarahkan kepada potensi rakyat, memupuk perwatakan dan peningkatan kualitas rakyat, sehingga kesejahteraan tercapai secara merata.


Kesimpulan :

walau pancasila adalah dasar negara kenyataannya dalam kehidupan bernegara di Indonesia belum terlalu diterapkan, padahal ini sudah mencakup semua aspek